SURABAYA – Aksi kemanusiaan berupa donor darah yang digelar oleh Program Studi D4 Radiologi Fakultas Vokasi Universitas Airlangga (UNAIR) pada Sabtu, 26 September 2026, menerapkan standar pelayanan dan skrining medis yang sangat ketat. Aksi sosial yang berlangsung di Airlangga Wellness Center Surabaya ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-42 Prodi Radiologi. Penerapan alur medis […]
SURABAYA – Aksi kemanusiaan berupa donor darah yang digelar oleh Program Studi D4 Radiologi Fakultas Vokasi Universitas Airlangga (UNAIR) pada Sabtu, 26 September 2026, menerapkan standar pelayanan dan skrining medis yang sangat ketat. Aksi sosial yang berlangsung di Airlangga Wellness Center Surabaya ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-42 Prodi Radiologi.
Penerapan alur medis yang terstruktur menjadi fokus utama panitia demi menjamin keamanan pendonor serta kualitas kantong darah yang dihimpun. Setiap calon pendonor diwajibkan melalui empat tahapan evaluasi, dimulai dari verifikasi data administrasi, wawancara riwayat penyakit, pengujian kondisi fisik serta tekanan darah, hingga uji laboratorium cepat untuk mengukur tingkat hemoglobin (Hb) dalam darah.
Proses pengambilan darah dilakukan oleh tenaga medis berpengalaman dengan peralatan steril sekali pakai yang memakan waktu rata-rata 10 hingga 15 menit per orang. Setelah proses selesai, pendonor diarahkan menuju area recovery untuk diobservasi selama 15 menit guna mencegah timbulnya efek samping seperti pusing atau lemas sebelum diizinkan meninggalkan lokasi.
Melalui pendekatan klinis yang profesional ini, civitas akademika Vokasi UNAIR ingin mengedukasi publik mengenai manfaat medis dari donor darah teratur, seperti merangsang regenerasi sel darah merah baru dan menjaga kesehatan jantung. Aksi ini menjadi kontribusi berkelanjutan kampus dalam mendukung ketersediaan pasokan darah nasional.