GOOD NEWS – Enam belas tahun bukan waktu yang singkat untuk bertahan di satu profesi. Namun itulah yang dijalani Vinanda Langgeng Kencana SE, alumnus Program Studi D3 Perpajakan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga, yang hingga kini setia berkarier sebagai konsultan pajak. Semuanya berawal dari bekal yang ia peroleh di kampus. Di D3 Perpajakan Unair, Vinanda mempelajari […]
GOOD NEWS – Enam belas tahun bukan waktu yang singkat untuk bertahan di satu profesi. Namun itulah yang dijalani Vinanda Langgeng Kencana SE, alumnus Program Studi D3 Perpajakan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga, yang hingga kini setia berkarier sebagai konsultan pajak.
Semuanya berawal dari bekal yang ia peroleh di kampus. Di D3 Perpajakan Unair, Vinanda mempelajari dasar-dasar administrasi perpajakan, kepatuhan pajak, dan regulasi perpajakan. Ia tidak berhenti di sana. Ia melanjutkan pendidikan di bidang ekonomi dan akuntansi di Unair, yang kemudian membantunya mengaitkan urusan pajak dengan analisis bisnis dan keuangan saat mencarikan solusi bagi klien. Perjalanannya menjadi bukti bahwa lulusan vokasi mampu bersaing di dunia kerja dan tumbuh menjadi profesional perpajakan.
Selama lebih dari satu dekade berkarier, hari-harinya diisi dengan beragam pekerjaan. Ia menangani administrasi dan kepatuhan pajak, tax due diligence, pemeriksaan pajak, keberatan dan banding, gugatan hingga peninjauan kembali, menyusun dokumentasi transfer pricing, membantu restrukturisasi perusahaan, dan memberikan berbagai konsultasi perpajakan. Rangkaian pengalaman itu memperlihatkan penguasaannya atas sisi teknis maupun strategis praktik perpajakan di Indonesia.
Klien yang ia dampingi pun datang dari berbagai dunia usaha: konstruksi, pertambangan, perkebunan, perbankan, teknologi informasi, bioteknologi, properti, energi, perdagangan, jasa, manufaktur, yayasan, asuransi, lembaga pembiayaan, pertanian, transportasi, sampai perhotelan dan pariwisata. Dari keragaman itu, Vinanda terbiasa membaca karakter tiap sektor dan merancang strategi pajak yang pas untuk masing-masing.
Kepercayaan kepadanya juga ditopang legalitas profesi. Ia memegang izin praktik sebagai Konsultan Pajak dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia dan izin sebagai Kuasa Hukum Pajak dari Mahkamah Agung Republik Indonesia. Dengan bekal akademik, pengalaman, dan sertifikasi tersebut, ia dipercaya mendampingi wajib pajak melewati berbagai tahap penyelesaian persoalan pajak. Kiprah Vinanda menggambarkan kualitas lulusan D3 Perpajakan Fakultas Vokasi Unair yang adaptif terhadap perubahan regulasi dan sigap menjawab kebutuhan dunia usaha. Dari perjalanan panjangnya terlihat bahwa lulusan vokasi tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga turut mendorong tata kelola perpajakan yang baik di Indonesia.