Fakultas Vokasi Universitas Airlangga (UNAIR) kembali mengukuhkan eksistensinya di kancah nasional dengan menorehkan prestasi gemilang. Dalam ajang bergengsi Olimpiade Vokasi Indonesia (OLIVIA) XI 2026 yang diselenggarakan di Universitas Negeri Surabaya (UNESA), delegasi mahasiswa Vokasi UNAIR sukses memborong empat penghargaan sekaligus setelah bersaing ketat dengan 28 kontingen dari berbagai perguruan tinggi terkemuka di seluruh penjuru Indonesia. […]
Fakultas Vokasi Universitas Airlangga (UNAIR) kembali mengukuhkan eksistensinya di kancah nasional dengan menorehkan prestasi gemilang. Dalam ajang bergengsi Olimpiade Vokasi Indonesia (OLIVIA) XI 2026 yang diselenggarakan di Universitas Negeri Surabaya (UNESA), delegasi mahasiswa Vokasi UNAIR sukses memborong empat penghargaan sekaligus setelah bersaing ketat dengan 28 kontingen dari berbagai perguruan tinggi terkemuka di seluruh penjuru Indonesia. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata atas kualitas pendidikan terapan yang berorientasi pada pemecahan masalah riil di masyarakat dan dunia industri.
Medali perak yang sangat membanggakan berhasil dipersembahkan oleh Tim “Trio Kalem” pada kategori Scientific Paper Science and Technology. Tim yang diketuai oleh Muhammad Naufal Afif ini merancang sebuah sistem pemantau iklim kerja inovatif berbasis Wet Bulb Globe Temperature (WBGT). Sistem tersebut dirancang secara canggih dengan mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) serta thermal computer vision guna menekan secara signifikan risiko heat stress atau tekanan panas bagi para pekerja industri di lapangan.
Tidak berhenti pada medali perak, kontingen Vokasi UNAIR juga menambah pundi-pundi keunggulannya melalui perolehan medali perunggu pada kategori Business Plan. Medali ini disumbangkan oleh Tim “Belum Tidur” yang dipimpin oleh Roisatul Ummah melalui inovasi unggulan mereka berupa Smart Ambient Air Controller. Perangkat tata udara pintar ini dikembangkan dengan memanfaatkan kombinasi teknologi Internet of Things (IoT) dan AI untuk menciptakan efisiensi energi serta kenyamanan lingkungan ruangan secara otomatis.
Rangkaian prestasi membanggakan ini semakin lengkap dengan diraihnya dua penghargaan tambahan, yakni Juara Harapan II yang masing-masing disabet oleh Tim “3 Volutions” pada kategori Documentary Video dan Tim “Lomba Terakhir” pada kategori Scientific Paper Science and Technology. Ragam kategori yang dimenangkan menunjukkan bahwa mahasiswa Vokasi UNAIR tidak hanya unggul dalam aspek riset sains dan teknologi, tetapi juga memiliki daya saing tinggi dalam bidang perencanaan bisnis kreatif serta komunikasi visual.
Menanggapi pencapaian luar biasa ini, Dekan Fakultas Vokasi UNAIR, Prof. Dian Yulie Reindrawati, memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh mahasiswa dan tim dosen pembimbing yang telah bekerja keras. Beliau menegaskan bahwa prestasi di ajang OLIVIA XI 2026 ini merupakan manifestasi konkret dari komitmen institusi dalam membangun daya saing mahasiswa yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Lebih lanjut, Prof. Dian menekankan bahwa pengalaman berkompetisi dan berkolaborasi di tingkat nasional seperti ini merupakan investasi moral dan intelektual yang sangat berharga bagi pengembangan diri mahasiswa, sekaligus menjadi tolok ukur kemajuan mutu pendidikan vokasi di Indonesia ke depan.