GOOD NEWS – Di atas panggung, Arwen Tatanya Indrawangsa tidak sekadar menyanyikan not demi not. Mahasiswa Fakultas Vokasi Universitas Airlangga sekaligus anggota UKM Paduan Suara Universitas Airlangga ini menempatkan dirinya sebagai tokoh utama dalam lagu yang ia bawakan. Pendekatan itu mengantarnya menjadi Juara 1 Tangkai Lomba Menyanyi Seriosa Putri di Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) Jawa Timur 2026.

Kabar kemenangan itu diumumkan pada Sabtu (11/7/2026) di Universitas Kristen Petra. Arwen tampil dengan lagu wajib “Perjumpaan” karya Trisutji Kamal dan lagu pilihan “Elegie” karya F.X. Soetopo, dua lagu yang menurutnya memiliki tantangan teknis besar, terutama di registrasi nada tinggi yang menuntut kontrol vokal presisi.

Meski sulit, ia merasa dekat dengan kedua lagu itu. “Makna dan pesannya sangat dekat dengan diri saya, jadi saat di panggung penyampaian rasanya bisa mengalir alami dan jujur,” tuturnya.

Untuk sampai ke titik itu, Arwen berlatih bersama guru vokal setiap pekan. Ia tak hanya menggarap teknik, tetapi juga menyelami sejarah di balik lagu agar emosinya lebih hidup. Di dalam pikirannya, ia merangkai cerita sendiri dan membayangkan dirinya sebagai tokoh dalam lagu. Dengan begitu, emosi yang sampai ke pendengar terasa lebih jujur.

Perjalanan itu tentu tidak mudah, sebab ia harus pandai membagi waktu antara kuliah dan kegiatan lain. Kuncinya, kata Arwen, adalah jadwal harian yang teratur, kondisi fisik yang terjaga, serta pengaturan napas untuk meredam gugup sambil tetap menikmati setiap penampilan.

Kini matanya tertuju pada Peksiminas 2026, tempat ia ingin tampil sebaik mungkin sebagai wakil Unair dan Jawa Timur. Dalam jangka panjang, ia bertekad terus mengasah kemampuan vokal klasiknya hingga bisa bersaing di tingkat internasional.

Kepada sesama mahasiswa Unair, Arwen berpesan, “Jangan takut mencoba dan jangan minder mulai belajar seni. Tetap konsisten, disiplin, manfaatkan fasilitas yang ada, dan mari bersama-sama mengharumkan nama Unair lewat karya seni.”

Visited 1 times, 1 visit(s) today