SURABAYA – Kebutuhan tenaga kesehatan profesional yang terus meningkat di dalam dan luar negeri berdampak langsung pada tingginya animo masyarakat terhadap pendidikan keperawatan terapan di Universitas Airlangga. Data seleksi masuk menunjukkan bahwa Program Studi D3 Keperawatan Fakultas Vokasi UNAIR mencatatkan rasio keketatan persaingan hingga 1,15 persen pada seleksi nasional, menjadikannya salah satu prodi terfavorit dalam […]
SURABAYA – Kebutuhan tenaga kesehatan profesional yang terus meningkat di dalam dan luar negeri berdampak langsung pada tingginya animo masyarakat terhadap pendidikan keperawatan terapan di Universitas Airlangga.
Data seleksi masuk menunjukkan bahwa Program Studi D3 Keperawatan Fakultas Vokasi UNAIR mencatatkan rasio keketatan persaingan hingga 1,15 persen pada seleksi nasional, menjadikannya salah satu prodi terfavorit dalam pendaftaran SNBP 2026.
Tingginya angka keketatan ini mencerminkan tingginya kepercayaan publik terhadap sistem pendidikan vokasi UNAIR. Kurikulum terapan yang berbasis praktik klinis langsung di rumah sakit membuat lulusannya memiliki daya serap kerja yang tinggi pascalulus.
Kondisi ini mendorong Fakultas Vokasi UNAIR untuk terus mempertahankan standar seleksi yang ketat guna menjaring calon-calon tenaga perawat unggulan yang memiliki komitmen pelayanan kesehatan tinggi.